DIES NATALIS 39 UKM-ITB


Dalam rangka memperingati ulang tahun ke 39 UKM-ITB, diadakan tiga rangkaian acara besar untuk merayakan bertambahnya usia UKM-ITB ini. Secara berturut turut  acara tersebut adalah parade, UKM gathering, dan Minangkabau festival. Tema dari dies natalis UKM-ITB kali ini adalah Minangkabau on the sky. Sesuai dengan temanya itu pula, dalam acara tersebut diharapkan masyarakat luas dapat mengenal budaya dan seni Minangkabau. Parade sebagai awal dari ketiga rangkaian acara tersebut diadakan pada Minggu,20 April 2014 pukul 07.30 WIB. Parade dilakukan dengan membuat  barisan panjang yang terdiri dari  pemusik, penari, pemain randai, pemegang marawa, bundo kanduang dan panghulu, anak daro dan juga marapulai, cendekiawan dan alim ulama. Replika jam gadang dan gonjong rumah gadang juga ikut diarak dalam parade ini.Arak arakan ini di mulai dari kampus ITB menuju Car free day dago di jalan juanda. Arak-arakan diiringi dengan musik dari gandang, saluang, dan pupuik yang juga menjadi musik pengiring tarian yang ditampilkan.  Tarian tersebut adalah tari galombang pasambahan, tari piriang, tari galuak dan tari kipeh. Selain tarian, juga ditampilkan randai yang begitu menarik perhatian masyarakat kota Bandung di car free day saat itu. Kehebohan para perandai membuat parade menjadi semakin meriah. Antusiasme masyarakat yang ikut menonton semakin besar setelah para perandai memulai aksinya dengan memukul galambuak dan menyuarakan suara khas perandai. Tidak hanya seni dan budaya minangkabau saja yang ditampilkan dalam parade saat itu, kuliner khas minangkabau seperti kue talam, dan  lupih juga menarik perhatian masyarakat yang hadir, apalagi kuliner tersebut dibagikan saja secara gratis. Parade yang berlangsung kurang lebih sembilan puluh menit ini telah berhasil menunjukan musik, tarian, randai, pakaian adat, gonjong rumah gadang , jam gadang, dan juga kuliner khas minangkabau kepada masyarakat sunda di tanah sunda ini. UKM Gathering dilaksanakan pada 26 April 2014 di aula CC Timur ITB. Acara ini dikemas dalam bentuk temu alumni dengan  massa UKM-ITB. Namun puncak dari perayaan Dies Natalis ke 39 ini adalah Minangkabau festival yang diadakan pada Minggu, 27 April 2014 di lapangan campus center ITB. Minangkabau festival dilaksanakan dalam bentuk pameran budaya pada sore harinya dan dalam bentuk pentas seni pada malam harinya. Minangkabau festival dibuka dengan mengarak para personil yang akan tampil di pentas seni. Selain itu, terdapat pula pasangan anak daro dan marapulai yang juga di arak menuju pameran budaya. Di pameran budaya sendiri, terdapat pameran buku buku yang berisikan tulisan-tulisan tentang budaya Minangkabau, pameran alat musik, pameran pakaian adat, dan pelaminan. Pengunjung sangat tertarik dan antusias dengan pameran yang ada. Apalagi dengan adanya anak daro jo marapulai dan datuak jo bundo kanduang, semakin menambah banyaknya pengunjung yang penasaran dan ingin foto bersama. Tentu mereka bukanlah anak daro jo marapulai dan bundo kanduang jo datuak yang sebenarnya. Mereka hanya mengenakan pakaian adat yang melambangkan tokoh-tokoh tersebut. Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai kuliner khas Minangkabau seperti soto padang, sate padang, sala lauak, nasi padang dan lain lain. Ada pula pemain randai yang dengan senang hati mengajarkan para pengunjung tentang teknik bermain randai, dan pemain musik yang dengan senang hati pula mengajarkan cara bermain talempong kepada pengunjung. Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan tarian galombang pasambahan, tarian urak langkah, tarian paying, tarian ubek magang, tarian parang gandang, dan tarian piriang manggaro. Acara juga dilengkapi dengan musik, randai dan drama yang bercerita tentang kehidupan rakyat Minangkabau. Pentas seni ini dimulai pada pukul 19.20 dan berakhir kira-kira pada pukul 23.00 WIB. (Silvany Dewita TL’12 UKM’12)dies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *